Jumat, 01 Oktober 2010

Pengertian Dinamika Kelompok

Pengertian dinamika kelompok
Dinamika kelompok merupakan suatu kelompok yang terdiri dari dua atau lebih individu yang memiliki hubungan psikologi secara jelas antara anggota satu dengan yang lain yang dapat berlangsung dalam situasi yang dialami secara bersama. Sebagaimana yang dikemukakan oleh Drs. Soelaiman Joesoyf (1983) menyebutkan bahwa :
“Dinamika Kelompok berarti suatu kumpulan dari dua atau lebih individu di mana perubahan individu satu dapat mempengaruhi individu lain.”


Fungsi dari dinamika kelompok antara lain
  1. Membentuk kerjasama saling menguntungkan dalam mengatasi persoalan hidup.
  2. Memudahkan pekerjaan.
  3. Mengatasi pekerjaan yang membutuhkan pemecahan masalah dan mengurangi beban pekerjaan yang terlalu besar sehingga selesai lebih cepat, efektif dan efisien.Salah satunya dengan membagi pekerjaan besar sesuai bagian kelompoknya masing-masing atau sesuai keahlian.
  4. Menciptakan iklim demokratis dalam kehidupan masyarakat dengan memungkinkan setiap individu memberikan masukan, berinteraksi, dan memiliki peran yang sama dalam masyarakat.
Alasan Pentingnya Dinamika Kelompok

1).Individu tidak mungkin hidup sendiri dalam masyarakat.
2).Individu tidak dapat bekerja sendiri dalam memenuhi kehidupannya.
3).Dalam masyarakat yang besar .perlu adanya pembagian kerja agar pejkerjaan dapat terlaksana  dengan baik.
4).Masyarakat yang demokratis dapat berjalan baik apabila lembaga sosial dapat bekerja dengan efektif.

Pendekatan pendekatan Dinamika Kelompok

1).pendekatan oleh Bales dan Homans

Pendekatan ini mendasarkan pada konsep adanya aksi,interaksi dan situasi yang ada dalam kelompok.Homans menambahkan ,dengan adanya interaksi dalam kelompok,maka kelompok yang bersangkutan  merupakan sistem interdependensi,dengan sifat sifat:

a).Adanya stratifikasi kedudukan warga
b).Adanya diferensiasi dalam hubungan dan pengaruh antara anggota kelompok yang satu dengan yang lain
c).Adanya perkembangan pada sistem intern kelompok yang diakibatkan adanya pengaruh faktor faktor dari luar

2).pendekatan oleh Stogdill

Pendekatan ini lebih menekankan pada sifat sifat kepemimpinan dalam bentuk organisasi formal.Stogdill menambahkan bahwa yang dimaksud kepemimpinan adalah suatu proses yang terorganisir sebagai usaha  untuk mencapai tujuan kelompok.Kelompok yang terorganisir yang dimaksud disini adalah kelompok yang tiap tiap anggotanya mendapat tanggungan dalam hubungannya dalam pembagian tugas untuk mencapai kerja sama dalam kelompok

3).pendekatan dari ahli psycho analysis (Sigmund Freud dan Scheidlinger)

Scheidlinger berpendapat bahwa aspek aspek motif dan emosional memegang peranan penting dalam kehidupan kelompok.Kelompok akan terbentuk apabila  didasarkan pada kesamaan motif anatar anggota kelompok demikian pula emosional yang sama akan menjadi tenaga pemersatu dalam kelompok,sehingga kelompok tersebut semakin kokoh.Freud berpendapat bahwa di dalam setiap kelompok perlu adanya kesatuan kelompok agar kelompok tersebut dapat  berkembang dan bertahan lama. Kesatuan kelompok akan terbentuk apabila tiap tiap anggota kelompok melaksanakan identifikasi bersama antar anggota yang satu dengan yang lain.
















      Tidak ada komentar:

      Posting Komentar